Senin, 30 Mei 2016

contoh kasus intranatal

1.      Initial Klien                       : Ny. D
2.      Umur                                 : 29 thn.
3.      Alamat                              : Telogosari, RT 02/IV, Semarang
4.      Agama                               : Islam.
5.      Suku Bangsa                     : Jawa.
6.      Status Perkawinan                        : Menikah.
7.      Pendidikan Terakhir          : S1
8.      Nama Suami                      : Tn. K
9.      Umur                                 : 34 thn.
10.  Pekerjaan                           : Swasta
11.  Pendidikan Terakhir          : STM

  1. DATA UMUM KESEHATAN
1.      TB/BB : 155 cm, 51 Kg.
2.      BB sebelum hamil : 42 Kg.
3.      Masalah kesehatan khusus : Tidak ada.
4.      Obat-obatan : Vitamin dan Kalk.
5.      Alergi (obat/makanan/bhn tertentu) : Tidak ada.
6.      Eliminasi BAK : 5 kali sehari
7.      Eliminasi BAB : 1 kali sehari
8.      Pola tidur : 4 jam sehari, tidur tidak nyenyak.
  1. DATA UMUM KEBIDANAN
1.      Kehamilan sekarang : Tidak direncanakan
2.      Status obstetrikus : GI P0 A0
ü  HPHT                    : 28 April 2005
ü  Usia kehamilan      : 40 Minggu
ü  Taksiran partus      : 5 Pebruari 2005
3.      Jumlah Anak di rumah : -
4.      Jumlah kunjungan pada kehamilan ini : 4 kali
5.      Masalah kehamilan sebelumnya : -
6.      Masalah persalinan yang sebelumnya : -
7.      Masalah kehamilan sekarang : Tidak ada masalah.
8.      Rencana KB : IUD
9.      Makanan bayi sebelumnya : -
10.  Pelajaran apa yang diinginkan saat ini : -
11.  Setelah lahir siapa yang diharapkan mambantu dalam pengasuhannya : Suami dan orang tua.







  1. RIWAYAT PERSALINAN SEKARANG
§  Mulai persalinan (kontraksi/pengeluaran pervaginam) : 10 Pebruari 2006 jam 11.00 WIB.
§  Keadaan kontraksi (frekuensi dalam 10 menit, lamanya, kekuatan) : 2x /30 s
§  Frekuensi dan kualitas denyut jantung janin : 12-12-11 frekuensi   : 140 x / menit.
§  Pemeriksaan fisik :
ü  Kenaikan BB selama kehamilan : 5 Kg
ü  TD : 120/90 mmHg, Nadi: 80 x/menit, Suhu: 365 o C, Pernafasan: 20x/menit
ü  Kepala dan leher : Normal
ü  Jantung : BJ I dan II murni
ü  Paru-paru : Vesikuler
ü  Payudara : Membesar, puting datar.
ü  Abdomen :
-   Inspeksi : Membesar
-   Palpasi : TFU 27 cm, teraba datar dan lunak, letak kepala     puka, teraba bagian kecil sebelah kiri, presentasi bawah kepala, turunnya kepala  4/5
-   Auskultasi : DJJ 140,
-   VT : Pembukaan 1, KK + , portio retro, tebal
-   His : Teratur 10’ 2 X lama 30”, kontraksi kuat
ü  Ekstremitas : Tidak ada oedem, reflek patela positif.
§  Pemeriksaan dalam pertama : jam 17.00 WIB, oleh Bidan Novi dibantu Coas Sintia, hasil pembukaan 1 cm.
§  Ketuban : Pecah jam ± 19.00 WIB, Saat kencing ibu tidak bilang

  1. DATA PSIKOLOGIS
1.      Penghasilan keluarga tiap bulan : Rp 700.000,00
2.      Perasaan klien terhadap kehamilan : Senang, walaupun kehamilan tidak direncanakan.
3.      Perasaan suami terhadap kehamilan sekarang : Senang.
4.      Respon sibling terhadap kehamilan sekarang : Kakak kandung (10 thn) tidak merasa tersaingi oleh kelahiran adiknya












LAPORAN PERSALINAN

1.      PENGKAJIAN AWAL
§  Tanggal : 10 Pebruari 2006, jam: 17.00 WIB
§  TD: 120/90 mmHg, Nadi: 80 x/menit, Suhu : 365 o C, Pernafasan: 20x/menit
§  Pemeriksaan palpasi abdomen: TFU : 27 cm, letak kepala     puka, penurunan kepala 4/5
§  Hasil pemeriksa dalam : Pembukaan 1 cm, KK belum pecah, menonjol, portio retro
§  Persiapan perineum : Membersihkan perineum.
§  Dilakukan huknah : Tidak
§  Pengeluaran pervaginam : Lendir kecoklatan
§  Perdarahan pervaginam : Lendir darah.
§  Kontraksi uterus : 10’ 2x lama 30”
§  Denyut jantung janin : 140x/menit, kuat.
§  Status janin : Hidup, jumlah 1, sehat

2.      KALA PERSALINAN
KALA I
  • Mulai persalinan tanggal : 10 Desember 2005, jam 17.00 WIB
  • Tanda dan gejala : Kenceng-kenceng, nyeri.
  • TD: 120/90 mmHg, Nadi : 80 x/menit, Suhu: 365 o C, Pernafasan: 20x/menit
  • Lama Kala I : 2 jam 45 menit
  • Keadaan psikososial : Cemas
  • Kebutuhan khusus klien : Tidak ada
  • Tindakan : Counter pressure, relaksasi nafas dalam.
  • Pengobatan : Tidak ada.

OBSERVASI KEMAJUAN PERSALINAN
Tanggal/jam
Kontraksi Uterus
DJJ
Ket.
15 Desember 2005
17.00 WIB

18.00 WIB

18.30 WIB

19.00 WIB

Sering, 10’ 2x lama 30”
Teratur, 10’ 3x lama 45”
Teratur, 10’ 3x lama 45”
Teratur, 10’ 3x lama 45”

140 kali/menit

140kali/menit

140kali/menit

140 kali/menit


KALA II
  • Mulai tanggal : 10 Pebruari 2006, jam 19.45 WIB
  • Lama kala : 7 menit.
  • Tanda dan gejala : Terasa dorongan anak, tekanan pada anus, his teratur, his kuat, perineum menonjol.
  • Jelaskan upaya meneran : Meneran jika ada his.
  • Keadaan psikososial : gelisah, merasa kesakitan, lemah.
  • Tindakan : Mengatur posisi dorsal rekumben.
CATATAN KELAHIRAN:
  • Bayi lahir : jam 20.03 WIB
  • Nilai AFGAR : 8.9.10
  • Perineum : ruptur
  • Bonding ibu dan bayi : Bayi langsung dipeluk oleh ibu.
  • TTV : TD 100/70 mmHg, Nadi 80x/menit, Suhu 37o C, Pernafasan 20x/menit
  • Pengobatan : Tidak ada


KALA III
  • Tanda dan gejala : Kontraksi uterus kuat
  • Plasenta lahir : jam 20.10 WIB.
  • Cara lahir plasenta : Spontan.
  • Karakteristik plasenta :
Ukuran: P; 25 cmm, L; 18 cm, T; 3 cm
  • Panjang tali pusat : 42 cm.
  • Pembuluh darah : 2 arteri dan 1 vena
  • Kelainan : Tidak ada.
  • Perdarahan : 230 ml, merah segar.
  • Keadaan psikososial : Lega, senang, masih merasa perih.
  • Kebutuhan khusus klien : Tidak ada.
  • Tindakan : Masase fundus, jahit jelujur ±30 cm
  • Pengobatan : Oksitosin 1 amp IM, Lidokain 1 ampul
 KALA IV
  • Mulai jam : 20.35 WIB
  • TTV : TD 100/70 mmHg, Nadi 80x/menit, Suhu 37o C, Pernafasan 22x/menit.
  • Keadaan uterus : Kontraksi kuat
  • Perdarahan : Sedikit, merah segar.
  • Bonding ibu dan bayi : Anak dipeluk ibu segera setelah lahir.
  • Tindakan : Menyusukan bayi pada ibu

3.      BAYI
1.      Bayi lahir : Tanggal 10 Pebruari 2006, jam 20.03 WIB
2.      Jenis kelamin : Perempuan.
3.      Nilai AFGAR : 8-9-10
4.      BB/PP bayi : 2900 gr, 47 cm.
5.      Karakteristik bayi : Sehat.
6.      Lingkar kepala : 32 cm.
7.      Kaput suksedaneum (-), Cephalhematom (-).
8.      Suhu : 365 o C
9.      Anus : Berlubang.
10.  Perawatan tali pusat : Ditutup kasa kering.
11.  Perawatan mata : Dilap kasa kering

SYAIR OBSTETRI

Nama Klien                 : Ny. D                      Alamat : Telogosari, RT 02/IV Semarang
Status Obstetric          : GI P0 A0
TANGGAL/JAM
KETERANGAN
10 Pebruari 2006
17.00 WIB

Klien datang dengan GIIPI A0, H: 40 Minggu
TD: 120/90 mmHg, N: 80x/menit, TFU: 27 cm, letak kepala     puka, kepala turun 4/5 , DJJ + 12-12-11

17.10 WIB
VT : Portio retro, tebal, agak kaku, diameter servik1 jari longgar, KK +
PPV : lendir kecoklatan, His + tiap 5’ lama 30”
19.45 WIB
Tanda kala II: dorongan anak, tekanan anus, perineum menonjol, vulva membuka, kepala tampak di vulva, ketuban sudah pecah saat ibu BAK pada jam 19.00 WIB tapi tidak bilang.
Implementasi: memimpin meneran.
20.03 WIB
Telah lahir spontan bayi perempuan, rangsang taktil baru menangis.
Implementasi: injeksi oksitosin 1 mg
20.10 WIB
Plasenta lahir spontan, lengkap, kotiledon lengkap, perineum ruptur, inj lidokain 1 amp, jahit jelujur ±30 cm
TD: 100/70 mmHg, N: 82x/menit, S : 365 o C, BB bayi: 2900 gr, PB bayi: 47 cm, Lingkar kepala 32 cm, Lingkar dada 31 cm, UC keras, 2 jari di bawah pusat, perdarahan 230 cc





ANALISA DATA


Nama Klien     : Ny. D                        Alamat : Telogosari, RT 02/IV Semarang
Umur               : 29 thn.
No
Tgl/Jam
Data Fokus
Diagnosa Keperawatan
1
Kala I
10 Peb 2006
J. 17.00 WIB











DS :
·     Klien mengatakan nyeri pada pinggang bagian belakang, perut terasa kenceng – kenceng
·     Pasien mengatakan skala nyeri 7
DO :
·     Ekspresi wajah tegang menahan nyeri
·     HIS teratur 10’ 2X lama 30 ’’
·     Nyeri datang hanya saat ada HIS
Gangguan rasa nyaman nyeri b.d penekanan jaringan dan saraf








2
Kala II
10 Peb 2006
J. 19.45 WIB








10 Peb 2006
J. 20.00 WIB
DS : Klien mengatakan kenceng - kenceng dan ingin mengejan
DO :
·     Klien tampak kesakitan dan ingin mengejan
·     Pembukaan 10 cm, tampak vulva dan anus menonjol, perineum menonjol

DS : Klien mengatakan lelah dan ingin istirahat
DO   :   Klien tampak lemas
Resiko tinggi gangguan pertukaran gas ( pada janin ) b.d penekanan pada kepala, penurunan perfusi plasenta






Keletihan b.d peningkatan kebutuhan penggunaan energi
3
Kala III
10 Peb 2006
J.20.10 WIB
DS : Klien mengatakan daerah jalan lahir terasa perih
DO : Vulva kotor karena darah, terdapat jahitan jelujur ±30 cm
Resiko tinggi infeksi b.d trauma jaringan perineum
4
Kala IV
10 Peb 2006
J. 20.35 WIB
DS : Klien mengatakan haus dan ingin minum
DO :
·     Klien tampak kehausan
·     Klien banyak mengeluarkan keringat
·     TD : 100/70 mmHg,      N : 80x/menit
·     Perdarahan kala I 30 cc
·     Perdarahan kala II 100 cc
·     Perdarahan kala III 100cc
·     Perdarahan kala IV 20 cc
Resiko tinggi kekurangan volume cairan b.d kehilangan cairan secara aktif









RENCANA KEPERAWATAN

Nama Klien     : Ny. D                                         Alamat : Telogosari, RT 02/IV Semarang
Umur               : 29 thn.
DP
Tgl/Jam
Tujuan
Intervensi
Ttd
1













10 Peb 2006
J. 17.10 WIB











Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x24 jam, klien dapat beradaptasi dengan nyeri
KH :
·     Klien mengatakan nyeri dapat berkurang
·     Klien dapat menyadari bahwa nyeri sebagai bagian dari proses persalinan



·     Kaji skala nyeri pasien
·     Beri penjelasan bahwa nyeri yang dialami adalah fisiologis
·     Ajari pasien teknik penghilang nyeri (distraksi, relaksasi, massage punggung)
·     Libatkan keluarga dalam memberi dukungan dan anjurkan suami untuk mendampingi selama proses persalinan

2







3
10 Peb 2006
J. 19.50 WIB






10 Peb 2006
J. 20.05  WIB
Setelah diberi tindakan keperawatan selama 1x30 menit, tidak terjadi gangguan pertukaran gas
KH :
DJJ normal (120-160x/menit)

Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x30 menit, keletihan pasien berkurang
KH :
·     Klien terlihat lebih tenang
·     Klien tampak rileks
·     Klien dapat beristirahat
·     Monitor DJJ janin
·     Monitor tanda – tanda tali pusat menumbung
·     Monitor pernafasan klien
·     Pimpin klien untuk meneran

·     Kaji tingkat keletihan klien
·     Beri minum susu untuk menambah energi
·     Anjurkan klien untuk rileks dengan menghirup udara lebih panjang
·     Dekatkan bayi pada klien agar segera disusui
·     Anjurkan keluarga terutama suami untuk menemani klien

4
10 Peb 2006
J. 20.15 WIB
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x24 jam, infeksi tidak terjadi
KH :
·     Perineum bersih dan terawat
·     Tidak ada tanda – tanda infeksi pada perineum
·     Kaji kebersihan daerah genetalia
·     Bersihkan perineum
·     Pasang pembalut dan anjurkan klien untuk sering mengganti pembalut jika di rumah
·     Ajarkan klien untuk menjaga kebersihan perineum

5
10 Peb 2006
J. 20.40 WIB
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 1x24 jam, tidak terjadi kekurangan volume cairan
KH :
·     Turgor kulit baik
·     Tanda – tanda vital dalam batas normal :
TD : 110/70130/90 mmHg
N   : 60-88 x/menit
S    : 360-370 C
RR : 18-24 x/menit
·     Tempatkan klien dalam posisi dorsal rekumbent
·     Catat tinggi fundus uteri tiap 15 menit dan konsistensinya
·     Massase fundus uteri bila lunak
·     Kaji vesika urinaria
·     Kaji lochea, jumlah, warna dan konsistensinya
·     Monitor vital sign, turgor kulit, membran mukosa
·     Berikan minum untuk mengganti cairan yang hilang























CATATAN KEPERAWATAN

Nama Klien     : Ny. D                                         Alamat : Telogosari, RT 02/IV Semarang
Umur               : 29 Th
DP
Tgl/Jam
Implementasi
Evaluasi
Ttd
1





















10 Peb 2006
J. 17.15 WIB
·     Mengkaji skala nyeri pasien
·     Memberi penjelasan bahwa nyeri yang dialami adalah fisiologis
·     Mengajari pasien teknik penghilang nyeri (distraksi, relaksasi, massage punggung)
·     Melibatkan keluarga dalam memberi dukungan dan anjurkan suami untuk mendampingi selama proses persalinan

S :
·     Klien mengatakan nyeri berkurang
·     Klien mengatakan skala nyeri turun menjadi 5
O :
·     Klien menarik nafas panjang saat terasa nyeri
·     Ekspresi wajah tampak lebih tenang
·     Suami mendampingi klien selama proses kelahiran
A :
·     Masalah teratasi
P :
Lanjutkan intervensi :
·     Ingatkan teknik relaksasi dan massase saat terasa nyeri

2















3















4



















5






















10 Peb 2006
J. 19.55 WIB














10 Peb 2006
J. 20.05 WIB














10 Peb 2006
J. 20.20 WIB


















10 Peb 2006
J. 20.45 WIB
·     Memonitor DJJ janin
·     Memonitor tanda – tanda tali pusat menumbung
·     Memonitor pernafasan klien
·     Memimpin klien untuk meneran








·     Mengkaji tingkat keletihan klien
·     Memberi minum susu untuk menambah energi
·     Menganjurkan klien untuk rileks dengan menghirup udara lebih panjang
·     Mendekatkan bayi pada klien agar segera disusui
·     Menganjurkan keluarga terutama suami untuk menemani klien



·     Mengkaji kebersihan daerah genetalia
·     Membersihkan perineum
·     Memasang pembalut dan anjurkan klien untuk sering mengganti pembalut jika di rumah
·     Mengajarkan klien untuk menjaga kebersihan perineum









·     Menempatkan klien dalam posisi dorsal rekumbent
·     Mencatat tinggi fundus uteri tiap 15 menit dan konsistensinya
·     Memassase fundus uteri bila lunak
·     Mengkaji vesika urinaria
·     Mengkaji lochea, jumlah, warna dan konsistensinya
·     Memonitor vital sign, turgor kulit, membran mukosa
·     Memberikan minum untuk mengganti cairan yang hilang

S : -
O :
·     DJJ 140 X/menit
·     Denyut nadi ibu 80x/menit, TD 100/70 mmHg, Suhu 37o C, Pernafasan 20x/menit
·     Tali pusat tidak menumbung/ tidak teraba
A :
·     Masalah teratasi
P :
·     Intevensi sudah maksimal

S :
·     Klien mengatakan letih berkurang
O :
·     Klien minum teh manis hangat
·     Klien tampak rileks
·     Suami mendampingi klien
A :
·     Masalah teratasi
P :
Lanjutkan intervensi :
·     Anjurkan klien untuk menghemat ennergi

S :
·     Klien mengatakan nyaman
O :
·     Tak ada tanda REEDA, lochea rubra, bau khas, pembalut bersih
·     Klien tampak memperhatikan cara perwataan luka perineum
A :
·     Masalah teratasi
P :
Lanjutkan intervensi :
·     Motivasi klien untuk melakukan perawatan perineum di rumah
S :
·     Klien mengatakan lemas
O :
·     Membran mukosa lembab
·     Turgor kulit kembali < 3 detik
·     TD 100/70 mmHg, Nadi 80x/menit, Suhu 37o C, Pernafasan 22x/menit
·     Perdarahan kala I 30 cc, Perdarahan kala II 100 cc, Perdarahan kala III 100cc, Perdarahan kala IV 20 cc
·     Klien minum habis 1000cc
A :
·     Masalah teratasi sebagian
P :
Lanjutkan intervensi :
·     Pantau input dan output
  























Tidak ada komentar:

Posting Komentar